Rabu, 21 Februari 2024

*AHLUL QUR'AN ADALAH KELUARGA ALLAH*

 *ONE DAY ONE HADITS*

Rabu, 21 Februari 2024 M /11 Sya'ban 1445 H.

*AHLUL QUR'AN ADALAH KELUARGA ALLAH*

عَنْ أَ نَسْ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ لِلَّهِ اَهْلِيْنَ مِنَ النَّاسِ قَالُوْا: مَنْ هُمْ يَارَسُوْلَ اللّٰهِ؟ قَالَ: أَهْلُ الْقُرْآنِ هُمْاَهْلُ اللّٰهِ وَخَاصَّتُهُ. (رواه النسائي وابن ماجه وحاكم واحمد)

Artinya :

_Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata, bahwa Rasûlullâh Shalallahu 'Alaihi Wassalam bersabda; “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasûlullâh?” Beliau menjawab, “Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang istimewa-Nya.”_ (HR Nasai, Ibnu Majah, Hakim, dan Ahmad)


*PELAJARAN YANG TERDAPAT PADA HADITS DI ATAS :*

1. Yang dimaksud Ahlul Qur'an  bukan orang yang sekedar menghafal dan membacanya saja. Ahlul Qur’an (sejati) adalah yang mengamalkannya, meskipun ia belum hafal Al-Qur’an. 

2. Orang-orang yang mengamalkan Al-Qur’an; menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya, serta tidak melanggar batasan-batasan yang digariskan Al-Qur’an, mereka itulah yang dimaksud Ahlul Qur’an, keluarga Allah serta orang-orang pilihannya Allah SWT. Merekalah hamba Allah yang paling istimewa.

3. Syaikh Muhammad Fuad Abdul Baqi berkata, _“Ahli Al-Qur’an yaitu: orang-orang yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkannya.”_ (Catatan kaki Sunan Ibnu Majah no. 215) 

Keutamaan menyibukkan diri dengan Al-Qur’an, yaitu dengan membacanya, menghafalnya, mempelajarinya, memahaminya, meyakininya, mengamalkannya, dan mengajarkannya kepada orang lain.

Al-Manawi rahimahullah berkata, _“Maksudnya adalah para penghafal Al-Qur’an yang mengamalkannya, mereka itu adalah kekasih Allah yang dikhususkan dari kalangan manusia. Mereka dinamakan seperti itu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka seperti penamaan Baitullah (Rumah Allah)."_

4. Adapun orang yang hafal Al-Qur’an, membaguskan bacaan Al-Qur’annya, membaca setiap hurufnya dengan baik. Namun jika ia menyepelekan batasan-batasan yang digariskan Al-Qur’an, ia bukan termasuk dari Ahlul Qur’an. Tidak pula termasuk dari orang-orang khususnya Allah SWT.

5. Jadi Ahlul Qur’an adalah orang yang berpedoman dengan Al-Qur’an (dalam gerak-gerik kehidupannya), ia tidak menjadikan selain Al-Qur’an sebagai panutan. Mereka mengambil fiqih, hukum-hukum dari Al-Qur’an, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam beragama.


*TEMA HADITS YANG BERKAITAN DENGAN AYAT AL-QUR'AN :*

1. Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an, karena di bulan Ramadhan Allah SWT. telah menurunkan Al-Qur'an atau disebut dengan Nuzulul Qur'an;

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۞

_“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)…”_ (QS. Al-Baqarah/2: 185)

2. Seandainya Al-Qur'an itu dibuat-buat sendiri, seperti yang dikatakan oleh sebagian kaum musyrik dan kaum munafik yang bodoh dalam hati mereka.

Yaitu niscaya dijumpai banyak pertentangan dan kelabilan. Dengan kata lain, sedangkan Al-Qur'an itu ternyata bebas dari pertentangan; hal ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an itu dari sisi Allah SWT.;

أَفَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلافاً كَثِيراً  ۞

_"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an? Kalau kiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya."_ (QS. An-Nisa'/4: 82)

3. Dijadikan Al-Qur'an itu mudah bacaan (lafaz)nya dan dimudahkan pula pengertiannya bagi orang yang menginginkannya agar dia memberikan peringatan kepada manusia;

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ ۞

_"Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran."_ (QS. Al-Qamar/54: 17)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

𝗦𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶 𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮𝗸 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗸𝗲𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻, 𝗽𝗮𝗵𝗮𝗹𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗻𝗴𝗮𝗹𝗶𝗿 𝘁𝗲𝗿𝘂𝘀 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗸𝗶𝘁𝗮

‎مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan (manusia) kepada kebaikan, maka ia memperoleh pahal...